KESIMPULAN BAB 5 PENJAJAHAN BANGSA EROPA DI INDONESIA
NAMA:MOCH.RAFFI SUWANDA
KELAS: X TO3
A.latar BELAKANG IMPERIALISME DAN KOLONIALISME
Imperialisme berasal dari kata imperare (bahasa latin)yang artinya menguasai.Tapi,ada juga yang berpendapat bahwa imperialisme berasal dari kata imperium,yang berarti daerah kekuasaan raja.
1.Faktor kekuasaan (politik)
Kaum imperialis menginginkan kekuasaan atas bangsa lain dengan maksud mempertinggi prestise raja (glory)
2.faktor ekonomi/kekayaan
Kaum imperialis menginginkan daerah kekuasaan yang seluas-luasnya
3. faktor ideologi atau agama
Kaum imperialis tidak hanya mencari keuntungan dalam perdagangan, tetapi juga mengemban tugas suci yakni menyiarkan agama yang dianut oleh mereka kepada masyarakat daerah jajahan (gospel)
4.faktor militer
Kaum imperialis menginginkan adanya suatu daerah tertentu yang digunakan untuk pertahanan atau untuk mengimbangi kekuatan bangsa lain (balance of power)
B. Masuknya penjajahan (imperialisme/kolonialisme) bangsa Eropa ke Indonesia
Bangsa Eropa mulai berdatangan di Indonesia sejak abad ke-16 latar belakang kedatangan mereka adalah jatuhnya kota konstantinopel ke tangan bangsa Turki Usmani yang beragama Islam pada 28 Mei 1453.
Setelah konstantinopel dikuasai, Muhammad II menyatakan kota itu tertutup bagi bangsa Eropa sejak saat itu bangsa Eropa mulai berusaha mencari jalan untuk menemukan sendiri daerah penghasil rempah-rempah di nusantara
1.tujuan kedatangan bangsa Eropa
Secara umum tujuan utama bangsa barat datang ke wilayah nusantara adalah sebagai berikut
A. Mencari kekayaan berupa emas (gold)
B. Menyiarkan agama Kristen (gospel)
C. Mencari kejayaan
2. Kedatangan dan penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia
Bangsa-bangsa barat yang pernah datang ke Indonesia adalah pertugis Spanyol dan Belanda.
A. Kedatangan bangsa Belanda
Pada tahun 1596 ekspedisi yang dipimpin Cornelis de Houtman tiba di pelabuhan Banten setelah memulai keberangkatannya dari pelabuhan Amsterdam tahun 1595.
B. kok dan penjajahan Belanda dan Inggris
Kedatangan kapal-kapal Belanda ternyata tidak pernah berhenti namun kedatangan itu tidak serta merta selalu membawa hasil banyak memberikan yang muncul oleh karena itu atas usul dari Johan Van oldenbarnevelt dibentuklah sebuah kongsi dagang yang disebut vereenigde oostindiache compagnie (VOC) PADA 20 MARET 1602.
1.masa (VOC)
VOC dibentuk dengan dua tujuan yakni sebagai berikut
A) menghilangkan persaingan di antara sesama pedagang Belanda
B) agar mampu bersaing dengan pedagang-pedagang asing lain bahkan kalau bisa menghancurkan mereka
2.masa daendels
Pada 28 Januari 1807 Daendels diangkat menjadi gubernur jenderal Hindia Belanda sebagai gubernur jenderal tugas utama Daendels adalah mempertahankan pulau jawa agar tidak jatuh ke tangan Inggris.
3. Masa Raffles
Sebagai wakil pemerintah Inggris di India lord minto kemudian mengangkat Thomas Stamford Raffles sebagai gubernur Hindia Belanda sebagai penganut paham liberalis Raffles mengadakan berbagai perubahan pemerintahan dan ekonomi.
4. Masa Van den Bosch
Tugas yang diemban pandex.com berat yang ingin mencari cara untuk mengisi kas keuangan negara Belanda yang saat itu dalam kondisi tidak baik. Usaha yang dilakukan oleh Van den Bosch adalah meningkatkan hasil produksi tanaman ekspor dengan memberlakukan sistem cultuurstelsel atau tanam paksa.
C.dampak penjajahan (imperialisme/kolonialisme) bangsa Eropa bagi Indonesia
Imperialisme dan kolonialisme bangsa Eropa terutama bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia menimbulkan banyak perubahan dalam kehidupan politik sosial ekonomi dan bahkan agama berbagai dampak itu antara lain adalah sebagai berikut
A.bidang politik
B.bidang sosial
C.bidang Ekonomi
D.bidang budaya
D. Perlawanan bangsa Indonesia terhadap imperialisme barat
Kedatangan bangsa Eropa pada abad ke-16 pada awalnya diterima dengan baik namun lama-kelamaan mulai rasa tidak suka terhadap mereka hal itu disebabkan antara lain mereka licik dalam berdagang tidak menghargai tradisi setempat menyebarkan agama bahkan ingin menguasai bangsa Indonesia karena itu timbul perlawanan di berbagai daerah
1. Perlawanan Ternate terhadap Portugis (1570-1575)
2. Perlawanan Mataram terhadap VOC (1614-1645)
3.perlawanan Banten terhadap voc
4. Perlawanan goa terhadap VOC
5. Perlawanan Pattimura (1817)
6. Perang Padri (1821-1838)
7.perang Diponegoro (1825-1830)
8.perang bali (1849-1908)
9.perang aceh (1873-1904)